Di zaman Yunani, filsafat bukan merupakan
suatu disiplin teoritis dan spesial, akan tetapi suatu cara hidup yang
kongkret, suatu pandangan hidup yang total tentang manusia dan tentang alam
yang menyinari seluruh kehidupan seseorang. Selanjutnya, dengan kehidupan atau
perkembangan peradaban manusia dan problema yang di hadapinya, pengertian yang
bersifat teoritis seperti yang di lahirkan filsafat Yunani itu kehilangan
kemampuan untuk memberi jawaban yang layak tentang kebenaran peradaban itu
telah menyebabkan manusia melakukan loncatan besar dalam bidang sains,
teknologi, kedokteran dan pendidikan.
Perubahan itu mendorong manusia memikirkan
kembali pengertian tentang kebenaran. Sebab setiap terjadi perubahan dalam
peradaban akan berpengaruh terhadap sistem nilai yang berlaku, karena antara
perubahan peradaban dengan cara berfikir manusia terdapat hubungan timbal
balik. Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta
didik. Karenanya pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan,
kesatuan, organis, dinamis, guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan, melalui
filsafat kependidikan. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam
studi mengenai masalah-masalah pendidikan.
1.
Pengertian Filsafat
Pendidikan
2.
Hubungan Filsafat dengan
Filsafat Pendidikan
3.
Ruang Lingkup Filsafat
4.
Aliran-Aliran Filsafat
Pendidikan







